paperless

paperless

Cara baru melukis di era digital

Dulu, Pekerjaan melukis, membuat ilustrasi, lay out, merupakan pekerjaan Seniman dan hanya seniman yang bisa melakukanntya, jadi, satu-satunya yang bisa menterjemahkan bahasa imajiner menjadi visioner hanyalah seniman, bahkan di era sebelumnya, seniman merupakan elemen kerajaan (Seni Aristokrat). dengan kata lain , pekerjaan ini hanya pekerjaan seniman tersebut. Namun kini pekerjaan itu bukan lagi milik segelintir orang. Kemajuan teknologi, khususnya komputer, memungkinkan bagi setiap orang untuk menguasainya lebih mudah dan efisien.Memang, kehadiran teknologi komputer tidak lantas begitu saja menjadikan seseorang menjadi pelukis digital. Namun, keberadaan komputer akan lebih memungkinkan mereka yang menggemari seni lukis dan gambar serta mampu melakukannya kapan saja dan dimana saja. Disertai dengan latihan dan kerja keras, mereka yang mendalami skill melukis dan menggambar dengan menggunakan komputer, mereka akan memetik hasil yang optimal. Masuki dunia digital painting & illustration dengan bergabung bersama HUMAIRA ILLUSTRATION and DIGITAL PAINTING Bandung!

KOMPOSISI

SEMUA SERBA MUDAH,...
Sungguh begitu menyenangkan pekerjaan digital painting itu, selain bisa di susun secara linear dengan layer-layer, kita juga bisa membuat komposisi baru dengan imij-imij yang lain, ketika menggambar/ melukis denganmetode tradisional, membuat komposis, tipografi dll, lumayan susah, karena dia harus disusun secara konsep, selain kemampuan teknik menggambar menjadi andalan, dia pun harus ahli secara visi, objek mana yang akan ditempatkan di depan, tengah dan belakang, ini perlu pengetahuan yang lebar.

Nah, Digital painting, ceritanya lain, dia adalah media yang amat membatu semua kesulitan teknik itu, begitu yakinnya dengan media ini, maka,…yo melek visual

kkk

kkk

dudu

dudu

mattee

mattee

Matteee

Digital Matte Painting, secara sederhana didefinisikan sebagai sebuah karya seni dari hasil gabungan antara Seni Fotografi, 3Ds modeling, mapping, dan Digital Painting, Ilustrasi dengan mengakomodasi Teknologi, dalam hal ini komputer tertentu dan Tablet pen (Stylus dan Scketch Pad ), dan SoftWare tertentu, diolah dalam format tertentu pula, dibawah 256 color, seperti JPEG, Targa, atau bahkan TIFF.

Kali ini akan diterangkan bagaimana proses itu dikerjakan, Dalam kasus ini, saya minta bantuan kawan YOGA OGRE sebagai Fotographer, dan RIEKKE AUDRIA sebagai model.

Secara tertulis atau by phone, memang blm ada kesepakatan, kalo karya beliau akan digunakan untuk tujuan pembelajaran ini, tapi moga-moga beliau setuju, sing Barokah pokonya.

Oya, imij ini saya pinjam dari akunnya Kawan juga, Pak Indradeni Rukma (Pakabar Pa, Bagaimana Digital Paintingnya …)

ogre

ogre

mask

mask

maks2

maks2

final

final

Last2

Paling tidak ada 6 step, proses pembuatan Digital Matte Painting ini, namun terpenting dalam proses ini adalah berpikir bagaimana sebuah source masih bisa dikembangkan lebih inovatif, Creatip…eh… Creatif... eh..Creative menjadi Karya seni yang Different, Differentiate or Died,...Jack Trout, Bagi kawan-kawan yang menguasai teknik Fotografi secara Mumpuni, That't Good .

'n' That's All

Makasih YOGA OGRE, RIEKKE AUDRIA, atas Sourcenya, AI 'APAY' IRFAN SUNDARA, PA DENI atas FaceBooknya.


See ya letta to Next Tutorial


Baktos,




Dikdik Hikmawan

animbar

animbar

PraText

Kali ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat background animasi, atau dalam bahasa jepangnya DOGGA, untuk sebuah film animasi, kenapa saya tau istilah jepang tersebut, karena pada belasan tahun yang lalu, sempet ter]libat dalam pembuatan latar beakang gambar animasi tersebut, yang belakangan istilahnya dikenal dengan Background Stylist. Projek yang sempat saya garap adalah film seri DORA EMON, versi televisi, dan beberapa versi layar lebar. Sebenernya selain film itu tergabung juga dengan pembuatan gambar latar Crayon Shincan, Nintama dll, oya saya jadi teringat dengan nama-nama seperti Kawamoto (Shensei), Takanno Muromachi (Shensei), Kudo (Shensei) dan banyak lagi. Sebelum teknik digital ini dikenal banyak orang, teknik Traditional tentu menjadi andalan yang mutlak dikuasai, Susah memang, Selain Material Seperti Gouache (Poster Color ), Kertas khusus, Kwas (Fude),Hirafude dan perangkat lain yang sangat membantu proses pembuatan gambar menjadi lebih baik. Dalam versi digital Painting ini saya sebenernya ingin katakan, ternya]ta lebih mudah melakukannya ketimbang dengan teknik Traditional Painting, tentu tidak bisa disamakan hasilnya antara keduanya. Sebagai sebuah metode, digital Painting ini amat Support, itu saja.

anim6

anim6

anim2

anim2

anim3

anim3

anim4

anim4

anim5

anim5

Riding-Barr

Riding-Barr

Riding-Horse

Riding-Horse

3babi

3babi

BARRSYAq

BARRSYAq

kreatif

KONSEP KREATIF

Dalam tutorial kali ini ,saya akan jelaskan tahap demi tahap pembuatan gambar karikatur, meskipun awalnya agak bingung juga, objek apa yg akan dijadikan karikatur dalam tutorial kali ini, dan ga tau juga bagaimana hingga akhirnya saya memilih figur Pak Syaqieb Sungkar untuk dikarikaturkan.

Jujur saja, saya tidak tau proseduralnya bagaimana sesosok figur dikarikaturkan, apa harus ijin dulu pada yang bersangkutan atau bagaimana, yang jelas , dengan tidak bermaksud tidak baik, akhirnya saya coba melakukan proses kreatif, mudah -mudahan beliau tidak marah apalagi menuntut saya ke meja hijau…hi..hi…

Gini lho Pak Syaqieb, saya hanya ingin berbagi teknik menggambar digital dengan media tertentu untuk dibagikan pada mereka yang belum memahami proses digital ini itu saja. Terlepas dari Bagus atau tidak bagus, Mirip atau tidak mirip, konsep apresiasi mungkin tidak begitu.

Ada perbedaan antara Seniman dan Tuhan, Seniman mencipta karya Tuhan lewat proses-prosesnya, sedang Tuhan mencipta sesuatu dengan Sabdanya, Kun Faya Kun…ya kan?

anim

anim

syak

syak

syakA

syakA

BARRSYAq

BARRSYAq

SYAQIEBBB

SYAQIEBBB

SketsaF

SketsaF

BUILDING FANTASY IMAGE

BUILDING FANTASY IMAGE

Bahasanya memang keren,….BUILDING FANTASY IMAGE, tapi maksudnya adalah bagaimana membuat gambar Fantasi dan cara mewawnainya, kurang lebih begitu. Memang lama sekali saya tidak memberikan tutorial di blog ini, banyak hal yang terpikirkan dan dipikirkan belakangan ini, hingga banyak pula pekerjaan seni yang terabaikan.

Mengutip Ucapan Eros Djarot, Berkarya didalam ketertekanan emosi ataupun Fisik, akan menghasilkan karya terbaik, begitu kira-kira penafsirannya, secara tepat, bisa saja saya salah menafsirkan, tapi semoga tidak berbuntut

dan berakhir di perselisihan, Simpel saja sebenernya, sketsa ini akan saya warnai dengan cara dan gaya tersendiri dg harapan bermanfaat, itu saja sih.


Gagasan ini saya ambil dari banyak referensi, dengan tak bermaksud nguntit karya orang senior terdahulu, inilah skersa yang bisa saya munculkan di awalnya.

reftile

reftile

Sketsa-A

Sketsa-A

Sketsa-B

Sketsa-B

sketsa C

sketsa C

sketsa D

sketsa D

Pameran Kampus

Pameran Bareng di Kampus

Meminjam dialektika ala Dr. Zackharias Suteja, kurang lebih bahwa, ejawantah dari sebuah kemampuan psikomotorik adalah Publish, jika disederhanakan akan menjelma menjadi Pameran Studi, Pameran Karya.

Entah itu tuntutan kurikulum, ataupun keinginan sepihak untuk sedikit show of Force-red, biar saja sih, tapi dengan tak bermaksud berlebihan, saya hanya ingin mencoba membangun dialog antara seniman, praktisi seni dengan publik, itu saja.

Siapapun, saya anda mahasiswa, kami semua berharap ada masukan positif atas diselenggarakannya kegiatan ini dan evaluasi atas aktivitas sebelumnya di kelas ataupun di media manapun.

Jujur, saya sedikit terperanjat dengan upaya mahasiswa dalam hal ini, ternyata mereka mampu mengexpresikan dirinya lewat selembar karya digital mereka, Bravo bagi mereka yang sudah berada di kelas bersama saya di waktu-waktu lalu.

Saya hanya berpesan bagi kawan-kawan Mahasiswa, jangan berhenti sampe disitu, sisihkan waktu untuk Digital Painting. Makasih Paketu Rezqi, Zulfikar, Taufik, Azhar, Risna, Fitri, dan kawan-kan lain yang ga kesebut. see ya letta

posterX

posterX

Pamer

Pamer

pamer3

pamer3

REzqi

REZQI DAN LINE ART

Sepertinya Rezqi kuat di garis, kontur konturnya sangat kuat, mungkin juga dia terlalu bernafsu, emosional, hingga garis konturnya begitu mendominasi semua karyanya, ga pa, cuma perlu diperhatikan hal mendasar dari gambarnya, Rasionya terkuasai oleh emosinya, hingga komposisinya terlupakan. Banyak bidang bidang yang terpotong, tah apa alasannya, tapi biasanya attitude macem itu kebanyakan seniman muda tak lebih nutupin kekurangannya, ya ga?

Ok, secara gagasan dia lebih baik, tapi kedepan, semua aspek estetika harus dikedepankan pula, bentuk, garis, komposisi warna dll.

Keep struggle man….!!

rezq

rezq

Detail

DETAIL DAN MOOD

Sketsa seperti karyanya Zulfikar ini biasanya bisa diselesaikan dalam waktu cukup lama, bisa seharian atau bisa juga berhari-hari , tergantung mood, katanya. Tapi susah juga klo berkarya selalu moody, nah, ini sebuah problematika berkarya, seharusnya karya itu selalu di pacu untuk terus ditumbuhkan, artinya dengan cara menstimulus imajinasi, yang disebut mood tadi bisa dipanggil.

Zulfikar pasti kesulitan diurusan membuat detailnya, ini perlu latihan dan adaptasi dari karya-karya ilustrator lainnya, saya amat yakin jika segalanya disiapkan dengan baik akan berhasil seperti yang diharapkannya, saya tau itu perlu kerja keras, dan practice, That's All

Good Luck Zul...

zoel

zoel

Mata Kuliah ilustrasi Digital

Mata Kuliah ilustrasi Digital
Mata Kuliah ilustrasi Digital/Painting masih dianggap mata kuliah Minor/Option, ga tau kenapa alasannya, padahal justru Mata Kuliah ini harus ditempatkan di awal dan harus bertingkat ( Ilustrasi digital I.II.III ).
Mata kuliah ini akan sangat membantu mahasisnwa DKV menyelesaikan mata kuliah lainya yang bersifat Praktek Desain Grafik, Komik), bahkan Mata Kuliah Gambar Bentuk pun ada baiknya dengan format digital, sebab mahasiswa DKV belum tentu bisa menggambar bentuk secara FreeHand, tapi kalo secara Digital, kemungkinanya besar.

Jika matakuliah ini dilakukan secara FreeHand/Manual, Maka ada baiknya ada matakuliah Ilustrasi (Freehand) juga.

Menurut hemat saya, jika ada matakuliah Ilustrasi Digital, ada baiknya juga ada mata kuliah Digital Painting.
Mereka begitu tipis bedanya tapi sangat beda artinya

Periode Mouse


Pertanyaanya begini...
"digital painting memang memanfaatkan hardware sperti tablet pen dan software sperti photoshop.
tapi bagaimana digital painting sebelum ada alat pendukung tablet pen dan adobe photoshop?
mohon jawabannya"

Merujuk pada pertanyaan diatas, Jadi memang saat belum terciptanya peranti tablet pen/Stylus itu, para praktisi desain, seniman, hanya mengandalan kecaggihan mouse yang ada saat itu, dengan cara memilih tipe mouse dan merek-merek tertentu yang dirasa compatible dengan performa komputer yang dimilikinya, maksudnya , beberapa praktisi ada yang meng up-grade kartu grafis, keping memori, monitor, dll. sebab rasanya hanya dengan cara itu mereka bisa melayani emosinya lewat mouse/ piranti yang dimilikinya, secara ergonomic memang kurang mendukung hasil yang diharapkan, tapi yah...dasar seniman , bisa aja mereka memanfaatkan piranti itu dengan seadanya, dengan kata lain, mereka menggoyang goyangkan mouse laksana kuas, pinsil, atau apapu medianya, hasilnya,...not bad, beberapa seniman ternyata mampu memvisualkan gagasan hatinya, terbatas memang, ini mungkin jadi feedback bagi para endorse, yang belakangan tercipta juga apa yang kita kita sebut tablet pen itu, That's All, jadi, masih akan beralasankan klo menggambar/ melukis itu susah?

Detail is Beautiful

DILEMA TUGAS DAN MAHASISWA

Permasalahan klasik Mahasiswa dimanapun mungkin sama, selalu (kebereg,-Red) dengan tugas dan ngurus kehidupannya, bagi mereka yang tinggal ngekost, dampaknya mereka hanya bisa ngerjain tugas secara quota saja, padahal , teramat penting sediakan waktu dan emosinya untuk mata kuliah praktek, ini permasalahan yang selalu muncul, ga tau juga klo mahasiswa itu memang malas.

Karya Taufik secara ide bagus, palagi klo dia mau kerja keras untuk membuat karyanya lebih baik, permasalahannya sama, dia ga banyak waktu untuk ini, waktu-waktunya banyak dibagi untuk penyelesaian tugas yang lain. Ini sebuah input bagi mereka untuk kemudian karya tugas mereka bisa saja dijadikan Portofolio dan bekal untuk bekerja di kemudian hari.

Pesan saya untuk Taufik, sama saja, sediakan waktu, dan emosi dan Detail is Beautiful

UTS UJIAN TENGAH SEMESTER

KURANG DARI 3 JAM
Penyelesaian soal UTS (Ujian Tengah Semester) dengan alokasi waktu yang Kurang dari 3 Jam, mungkin suatu hal yangsulit menemukan titik penyelesaiannya, tapi,..yah mao gmana lagi memang aturan akademiknya begitu. Nah...satu hal yangperlu dicermati oleh mahasiswa, tentu dia harus cerdas menentukan style apa yangbisa diselesaikan dengan waktu tersedia itu, rata-rata mereka melakukan hal yang sama, mereka membuat objek gambar besar-besar, munkin mereka berharap bisa diselesaikan dengan cepat, kenyataanya tidak, keteter jawabannya.
Seperti karya Dion ini, untuk menyelesaikan artwork seperti ini diperlukan paling tidak 1 hari, dia berusaha membuat gambar setengahnya, meskipun tetap saja tidak selesai. Ini sebuah pembelajaran bagi kita, harus cermat teliti dan adaptif.

dion

dion

taufik

taufik

RUTH V.S. HARISNA

RUTH V.S. HARISNA

Mahasiswi Nyang satu ini rada susah panggilnya, Haris,..da dia perempuan, ..Har…Ris !!, sama saja, tapi rupanya saya dan banyak orang sepakat untuk memanggilnya Risna, lebih enakeun dan per..Fair ….maksudnya.

Yadah…Ruth dan Risna memang sepertinya lebih condong ke arah Realis/Naturalis, penggambaran objek didetail lebih banyak, rada kurang teliti detailnya, emosinya meluap-luap, unsur hitam banyak mendominasi bidang gambarnya, tapi tak apa, okay, Better, dan metode yang mereka pakai pasti merujuk dan mengadaptasi imij-imij tertentu, di Trace, ato digambar ulang bukan persoalan besar, yang penting mereka kudu tao pasti perbedaan digital imaging dan digital Ilustrasi/Painting. Sama seperti Ruth, Risna juga mengalami perbaikan bentuk disana-sini hingga akhirnya gambarnya seperti itu, Saya berharap terus latihan-latihan, sediakan waktu untuk itu , jika mau.

Pesan saya buat Risna, Perhatikan lipatan Kain, Shading, Highlighting, kurangi unsur Hitam.

rrh

rrh

Ruth2

Fenomena Visualisasi II

Ini adalah karya mahasiswa DKV-IMTelkom Bandung, Ruth, begitu mungkin biasa dipanggil teman-temannya, karyanya berbeda dengan karya temen sebelumnya. Dia lebih mengolah gambarnya dengan teknik penggambaran yang realis, meski sudah sedikit di edit disana-sini, tp overall sudah lebih baik. Jika dia mau meluangkan waktu dan emosinya untuk itu lebih banyak, saya yakin gambarnya akan lebih baik, Makumlah, Mahasiswa banyak tugas dan kepentingan.

Saya berharap semua mahasiswa saya bisa lebih luangkan waktunya melirik digital painting/digital illustration ini lebih banyak.


Good luck

ruth

ruth

fenomena

Fenomena Visualisasi

Penggambaran sebuah ilustrasi yang dibuat secara digital, tidak selalu harus ditampilkan secara realis/Naturalis, sebab bentuk penggayaan (deformasi) dari sebuah komposisi gambar ilustrasi secara kartun akan menambah khasanah Seni Rupa kita.

Kecenderungan gaya, akan sangat tergantung pada ketertarikan atau kemampuan seseorang dalam mengangkat tema yang harus diterjemahkan ke dalam bentuk visual, artinya seseorang mahasiswa atau praktisi lainnya karena kemampuan visual realistiknya tinggi mempunyai kecenderungan untuk membangun gambarnya secara realistik, begitupun sebaliknya. ini bukan perihal mampu dan tidaknya , akan tetapi begitu tak terbatasnya seseorang untuk berekspresi, apalagi didukung oleh perangkat yang makin hari menjadi bukan alasan untuk tidak berkarya. Terbukti, visualisasi sebuah karya bukan hanya milik golongan tertentu, seniman, misalnya. Dheassy, Amelia, Aisyah, yang Mahasiswa DKV IMTelkom, mampu memvisualkannya dengan caranya sendiri-sendiri

Yak, mari terus berkarya.

dkv

dkv

kooomm

kooomm

Pewarnaan komik karya admira wijayadi

Dalam tutorial kali ini, saya akan memberikan materi bagaimana /mewarnai komik.

Sebagai contoh masternya, diambil dari karya Admira Wijayadi diambil dari source Deviantart.
Kenapa karya garang yang saya ambil, karena karyanya membuat saya tertarik untuk memwarnainya, disamping ngefans juga sih.

Memang saya blm ijin pada beliau tentang sketsa komiknya, tp mudah-mudahan beliau setuju sketsa komiknya diwarnai untuk tujuan pembelajaran semata,
image nya kira-kira spt ini

bb

bb

cc

cc

How a character made

To my student at DKV-IMTelkom

here is...
In this area of the site, I'd like to show you how to draw some of characters.
and more importantly

There's been lots of feedback as to who wants to draw what, so I've got a pretty good idea of what kinds of drawing lessons should be up in this section.


Regarding the style of which the lessons are presented, I think it would be best to still to a very close likeness to the actual characters.

In other sections -- Cartoon Heroes and some characters going for a simplified likeness is fun as many of the characters are so popular - so iconic, that so long as you maintain certain attributes...

They look like the characters you're trying to draw.

Here though, many of the famous characters I'll be making lessons around are already simple enough in nature that it only makes sense to draw close to how they would normally look.

Keeping to a framework-first approach to help you out (if maintaining proportion early on is something you find to be helpful), we'll do the same here with these lessons, building up from there.

Alright then, I'd say now's a pretty good time to get started.

Choose one of the lessons from the list below, and be on your way to learning how to draw cartoon characters!

enjoy it don't give up

character

character

barrLara

barrLara

eyes

eyes

lips

lips

Lesson3

Lesson3

lesson7

lesson7

gatot-bar

gatot-bar

gatot-tut

gatot-tut

gg

gg

gg3

gg3

darkbarrr2

darkbarrr2

detail1

detail1

detail3

detail3

detail2

detail2

detail4

detail4

Detail5

Detail5

detail6

detail6

detail7

detail7

THE KNIGHT DARK

SortWare: AdobePhotoShop CS2.
Tools: wacom Intuos4 Tablet Stylus
done in MacOS v 10.5.8, 2.4 Ghz core 2 duo, 2 gb 667 MHz memory alone ...........

The first thing I did was look for the imagination of many references, and then I made a sketch of the base,then executed theline art for the next process (see step 1).

As usual I made the color blocking, also referring to the many references, I do this process in different layers.
This layer consists of blocking the base, usually I make a gray, on next layer , I put a sketch / line art.

The next step was made in a color different layers, which are placed under the line art (see step 2).

Furthermore Finishing or detailing carried out between the blocking layer and line art. after nearly so, I combine the twolayers, and then continue the process according detailing his own imagination.
The next stage would make the Amazon and font settings, etc..

thanks
Good luck.


regards

Dikdik hikmawan

The knight dark

The knight dark

The knight dark2

The knight dark2

The knight dark3

The knight dark3

PERLU DICOBA DEH...

INI HARUS DICOBA...

Sebuah terobosan baru dan inovatif, menurut saya, format digital dengan perangkat yang support ( stylus/tablet pen) sangat menguntungkan bagi para kreator seni, ilustrator, desainer dan praktisi seni lainnya, ini terbukti betapa mudah dan menyenangkan melakukannya langsung di komputer, mulai dari membuat sketsa, membangun gagasan, ide, hingga menghiasinya dengan typografi yang sesuai hingga terbangun komposisi yang indah.

Digital ilustrasi diperuntukan membangun karakter bukan memanipulasi imij, ini berbeda dengan Digital imij, jadi jangan takut unsur originalitas nya cukup terjaga.

jadi menurut saya, bagi merekan yang jenuh dengan pekerjaan manual/freehand, cobalah lakukan ini, menurut saya juga, bagi mereka yang sudah memiliki dasar freehand kuat akan lebih kuat lagi dengan gadget yang satu ini, bagi mereka yang sedang sedang saja, akan lebih dari itu, bagi mereka yang samasekali ga bisa, akan meningkat jadi bisa, percayalah.

Dibawah ini saya jelaskan step by step bagaimana cara membangun karakter superhero.

Dan saya sangat senang bisa berbagi pengalaman dengan anda.


dalam tutorial ini, saya gunakan SoftWare PhotoShop CS3, MacOS, Wacom Intuos4.


selamat mencoba

Kerbau

Kerbau

beca

beca

maung

maung

local2

local2

local

local

WOMEN

WOMEN FIGURE (Step by Steps)

final

final

how 2

Dalam tutorial kali ini, saya akan memberikan materi bagaimana menggambar figur wanita.

Sebagai contoh masternya, diambil dari karya Admira Wijayadi diambil dari source Deviantart. image nya kira-kira spt ini

Step 1

Yang saya lakukan di tutorial ini untuk menggambar figur tesebut adalah dengan menggambar ulang, yang dimulai dengan sketsa sederhana, bentuk-bentuk geometri, dilakukan di photoshop pada layer baru

Step 2

Berikutnya adalah membuat sketsa lanjutan dengan menambahkan mentuk-bentuk seperti contoh gambar


Step 3

Berikutnya buatlah layer baru untuk pembuatan bloking warna

Step berikutnya melakukan finishing, detail, dan penyesuaian dengan referensi gambar.

Tambahkan background yang sesuai, juga efek yang menunjang.

Sekian dulu tutorial kali ini.

Terimakasih

SIMON BISLEY

CARA MELUKIS KARYA SIMON BISLEY

simon

simon

GUNDALAA

TAHAPAN MEMBUAT TOKOH SUPERHERO INDONESIA

GUNDALA-1

GUNDALA-1

TOORRR

TOORRR

komikA1

komikA1

MEWARNAI SKETSA KARYA ARDIAN SYAF

Pelajaran kali ini adalah mewarnai komik, kali ini saya ambil dari karya pensilnya ARDIAN SYAF, meski belum izin terlebih dahulu kepada beliau, mudah-mudahan beliau setuju karyanya di warnai untuk kebutuhan pembelajaran, kai ini saya hanya menampilkan hasil akhir pewarnaan, namun kemudian akan diterangkan prosedur sep by stepnya, maksudnya supaya merangsang untuk terus belajar dan belajar

kill

kill

Action figure

Action figure

gub-proo

gub-proo

promo

promo

ahmad heryawan

ahmad heryawan

Kang dicky

Kang dicky

bali dancer

bali dancer

Conan

Conan

buru

buru

muscle

muscle

odindetail

odindetail

WHAT I'm GONNA DO

SortWare: AdobePhotoShop CS2.
Tools: wacom Intuos4 Tablet
done in MacOS v 10.5.8, 2.4 Ghz core 2 duo, 2 gb 667 MHz memory alone ...........

The first thing I did was look for the imagination of many references, and then I made a sketch of the base,then executed the line art for the next process (see step 1).
As usual I made the color blocking, also referring to the many references, I do this process in different layers.
This layer consists of blocking the base, usually I make a gray, dilayer next, I put a sketch / line art.
The next step was made in a color different layers, which are placed under the line art (see step 2).
Furthermore Finishing or detailing carried out between the blocking layer and line art. after nearly so, I combine the two layers, and then continue the process according detailing his own imagination.
The next stage would make the Amazon and font settings, etc..

thanks
Good luck.


regards

Dikdik hikmawan

dwarf3

dwarf3

dwarf

dwarf

ELFHEIM COLORING

SortWare : AdobePhotoshop Cs2.
Tools : Tablet wacom Intuos4
dilakukan di MacOS v 10.5.8, 2,4 Ghz core 2 duo, memory 2 gb 667 Mhz...........itu saja

Pertama yang saya lakukan adalah mencari imajinasi dari banyak referensi, lalu saya buat sketsa dasar, lalu dieksekusi menjadi line art untuk proses berikutnya (lihat step 1).
Seperti biasa saya buat blocking warna , juga merujuk pada banyak rujukan, proses ini saya lakukan di layer berbeda.
Layer ini terdiri dari blocking dasar, biasanya saya buat abu-abu, dilayer berikutnya, saya tempatkan sketsa/line art.
Step berikutnya warna dibuat di layer yang berbeda, yang diletakan dibawah line art (lihat step 2).
Selanjutnya Finishing atau detailing dilakukan diantara layer blocking dan line art. setelah hampir jadi, saya gabungkan dua layer tersebut ,lalu melanjutkan proses detailing sesuai imajinasi sendiri.
Tahap berikutnya tentu membuat amazone dan setting font dll.

makasih
Selamat mencoba.


salam

Dikdik hikmawan

elf4

elf4

next coloring

next coloring

Bathor3

Kali ini akan saya jelaskan proses pembuatan , pewarnaan tokoh antagonis yang saya sebut sebagai BATHOR.
Berawal dari pembuatan sketsa yang terangkum dari banyak referensi, menggabungkan, mengkreasikannya menjadi imij yang telihat seperti dibawah ini, pembuatan sketsa ini cukup makan waktu karena harus dikombinasi dari banyak sumber tadi, dengan susah payah akhirnya jadi juga, meski belum selesai secara keseluruhan, detail belum dikembangkan sec maksimal, tapi lumanyan sudah terbentuk tinggal mempercantik detail dan elemen penunjang.

Saya menggunakan SoftWare : Adobe PhotoShop Cs2
Operasi sistem : MacOs v 10.5.8
Tools : Wacom IntuOs4

salam



Dikdik hikmawan

Bathor

Bathor

bathor2

bathor2

bathor4a

bathor4a

THE ART OF SKETCH

THE ART OF SKETCH

DETAIL 1

DETAIL 1

DETAIL

DETAIL

AMAZONE AND LAYOUT

Pada bagian akhir ini, saya biasanya menambahkan Background/ Amazone dan tata letak/Layout, dan penyesuaian background dengan imij agar matching, anda tentu lebih ahli untuk membuat yang satu ini, tambahkan elemen-elemen yang membuat desain ini menjadi lebih menarik.

Langan lupa juga wacana, imij untuk komparasi gambar ilustrasi anda

Selamat mencoba, hubungi saya jika merasa ada kesulitan

salam,


Dikdik hikmawan

THE MUSCLE

THE MUSCLE

Pak Gubernur deudeuh ka rahayat Bandung

Pak Gubernur deudeuh ka rahayat Bandung

Pewarnaan untuk Lukisan Pak Gubernur

Pewarnaan untuk Lukisan Pak Gubernur

arch2

arch2

arch2

arch2

Sunday, November 27, 2011

SEJARAH GAMBAR ILUSTRASI

Ilustrasi adalah hasil visualisasi dari suatu tulisan dengan teknik drawing, lukisan, fotografi, atau teknik seni rupa lainnya yang lebih menekankan hubungan subjek dengan tulisan yang dimaksud daripada bentuk.
Tujuan ilustrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya. Diharapkan dengan bantuan visual, tulisan tersebut lebih mudah dicerna.

Fungsi khusus ilustrasi antara lain:
  • Memberikan bayangan setiap karakter di dalam cerita
  • Memberikan bayangan bentuk alat-alat yang digunakan di dalam tulisan ilmiah
  • Memberikan bayangan langkah kerja
  • Mengkomunikasikan cerita.
  • Menghubungkan tulisan dengan kreativitas dan individualitas manusia.
  • Memberikan humor-humor tertentu untuk mengurangi rasa bosan.
  • Dapat menerangkan konsep


Konsep ilustrasi bisa ditinjau kembali ke masa silam melalui lukisan dinding prasejarah dan konsep tulisan hierioglif.
Masa keemasan ilustrasi Amerika Serikat berlangsung pada tahun 1880, setelah perang dunia I. Hal ini terjadi seiring dengan populernya surat kabar, majalah, dan buku berilustrasi yang memungkinkan adanya eksperimen teknik oleh senimannya. Pada saat inilah banyak ilustrator yang menjadi kaya dan terkenal. Tema yang banyak muncul adalah aspirasi bangsa Amerika saat itu.
Di Eropa, seniman pada masa keemasan dipengaruhi oleh kelompok Pre-Raphaelite dan gerakan-gerakan yang berorientasi kepada desain seperti Arts and Crafts Movement, Art Nouveau, dan Les Nabis. Contohnya Walter Crane, Edmund Dulac, Aubrey Beardsley, Arthur Rackham dan Kay Nielsen.
Pada masa kini, ilustrasi semakin berkembang dengan penggunaan banyak software pembantu sepertiAdobe Illustrator, Photoshop, CorelDraw, dan CAD. Namun ilustrasi tradisional yang dibuat dengan tangan tetap memiliki nilai yang tinggi.
Di Indonesia, sejarah tradisi ilustrasi dapat merujuk kepada lukisan gua yang terdapat di Kabupaten Maros, provinsi Sulawesi Selatan dan di pulau Papua. Jejak ilustrasi yang berumur hampir 5000 tahun itu menggambarkan tumpukan jari tangan berwarna merah terakota. Selain lukisan gua, wayang beber dalam hiburan tradisional Jawa dan Bali dilihat sebagai ilustrasi yang merepresentasikan alur cerita kisah Mahabarata, tradisi yang kira-kira muncul bersamaan dengan berdirinya kerajaan Sriwijaya yang menganut agama Hindu di Pulau Sumatera bagian Selatan.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

No comments:

Post a Comment